Tindakan Saat Gempa Bumi

Informasi di bawah ini mencakup hal-hal yang sebaiknya dilakukan ketika menghadapi bencana gempa bumi.

Sebelum gempa terjadi

  • Adakah helm?
  • Adakah persiapan makanan darurat?
  • Adakah cadangan air?
  • Adakah perlengkapan darurat (kotak P3K)?
  • Tahukah jalur pengungsian atau tempat pengungsian?
  • Tidur dengan memakai kaus kaki
  • Taruhlah sepatu di dekat Anda
  • Tutuplah gorden (untuk mencegah kaca berhamburan)
  • Menutup celah pintu dengan handuk

Saat gempa terjadi

  • Berlindung di bawah meja yang kokoh
  • Buka pintu untuk persiapan keluar
  • Bawa barang-barang ke pintu masuk
  • Pakai sepatu beralas tebal
  • Matikan kompor dan saluran gas
  • Tanak nasi (tergantung situasi kondisi)
  • Charge HP selagi bisa
  • Saat listrik mati, turunkan sekringnya (untuk mencegah tersetrum, lebih aman kalau dilakukan setelah mencabut semua colokan listrik yang ada di rumah)
  • Waspada untuk 24 jam ke depan akan banyak terjadi gempa susulan
  • Tenangkan hati
  • Telepon pihak yang berwenang (polisi, ambulans, rumah sakit, pemadam kebakaran) jika diperlukan
  • Pakai telepon / HP seminimal mungkin
  • Bisa memakai VoIP
  • Berhati-hati atas penipuan atau pencurian dengan memakai nama polisi

Saat mengungsi

  • Jangan mendekati perabotan besar
  • Berhati-hati dengan kaca, pagar, dinding, tiang, papan reklame
  • Mengungsilah kalau menemukan dinding yang retak
  • Hindari jalan yang sempit, tebing, sungai dan laut
  • Kalau tinggal di dekat laut atau sungai, mengungsilah ke tempat yang lebih tinggi
  • Memakai helm atau topi
  • Gunakan masker atau handuk lembab untuk menutup hidung & mulut
  • Jangan memakai pakaian yang mudah terbakar
  • Kalau ada kebakaran, pergi ke arah hulu angin
  • Berhati-hati agar tidak menghirup asap
  • Kalau sedang naik kendaraan, menepi dan berhentilah di pinggir jalan
  • Untuk yang mempunyai mobil, buka kaca dan keraskan suara radio

Barang bawaan saat mengungsi

  • Uang tunai
  • Surat pengenal / kartu identitas diri
  • Kartu asuransi kesehatan
  • Kartu bank
  • Minuman (3 liter/orang/hari)
  • Makanan darurat (makanan kaleng, dsb)
  • HP dan charger darurat
  • Kertas tisu / saputangan
  • Handuk (kurang lebih 5 lembar)
  • Lampu senter
  • Radio
  • Payung / jas hujan
  • Pakaian hangat
  • Sarung tangan
  • Masker (agar tidak kedinginan atau menghirup asap)
  • Kantong sampah plastik (lebih baik yg besar agar dapat dipakai untuk isolasi udara dingin atau bahan kedap air maupun sebagai wadah)
  • Plastik pembungkus
  • Karet gelang (beberapa lembar saja)
  • Selimut
  • Kertas koran (untuk isolasi dingin)
  • Foto keluarga (untuk berjaga-jaga kalau ada anggota keluarga yang hilang/tersesat)
  • Peluit (untuk menambah peluang ditemukan kalau hilang, terjebak runtuhan)
  • Kacamata. Saat tidur, letakkan sedekat mungkin dengan bantal. Ditakutkan tanpa kacamata, pecahan kaca, gelas tidak akan terlihat. Contact lens sekali pakai dapat juga digunakan bila tersedia
  • Obat-obatan yang biasa Anda minum
  • Produk sanitary (pembalut wanita). Sediakan sebisa mungkin. Walaupun bukan waktu untuk datang bulan, bisa jadi datang disebabkan oleh stres akibat bencana. Selain itu, dapat juga digunakan untuk menghentikan perdarahan pada luka. Saat terjadi perdarahan berat pada korban, gunakan handuk dan pembalut wanita untuk menghentikan darah sebelum mencari pertolongan medis.
  • Music player (untuk menenangkan diri dan mendengarkan berita radio)
  • Perekat (isolasi / lakban)
  • Bantal (untuk melindungi kepala)
  • Pembuka kaleng dan pisau kecil

—————————————————-

Disadur dari sumber: nip0.wordpress.com

About these ads
This entry was posted in Info and tagged , . Bookmark the permalink.